Hai, gue Reinhart. Gue bangun sistem yang ngikutin cara kerja bisnis lo — bukan maksa bisnis lo ngikutin sistem.
Dari F&B yang baru merintis sampe yang produksi ribuan pack per hari — gue ngerti operasional F&B di semua tahap.
Bukan project demo. Semua sistem di bawah ini jalan di operasional bisnis real, dari warung yang baru mulai sampai pabrik makanan.

Sistem order-to-cash untuk produsen makanan skala ribuan pack per hari: dari purchase order, perintah kerja produksi, pengiriman dengan bukti terima, sampai closing harian dan laporan keuangan otomatis. Operasional yang dulu butuh 10 orang admin, sekarang jalan dengan 5.
Baca case study lengkapnya ↓

ERP di saku buat pebisnis F&B yang baru merintis: catat jualan, resep & HPP, produksi, sampai titip jual (konsinyasi) — semua jalan offline tanpa internet dan tanpa biaya server bulanan. Print struk via Bluetooth, backup sekali tap.

ERP lengkap buat bisnis F&B yang udah scale: POS multi-cabang, resep 2 level dengan HPP otomatis sampai ke bahan baku, modul produksi, piutang, dan jurnal akuntansi — hal yang biasanya butuh 3 aplikasi terpisah, jadi satu sistem.

ERP-lite HR untuk perusahaan manufaktur: absensi online dengan approval, jadwal shift & lembur, cuti, kasbon, kontrak kerja, penilaian kinerja, sampai surat peringatan — satu sistem untuk seluruh siklus karyawan, dipakai harian di 2 perusahaan.

Sistem yang memecah target tahunan perusahaan jadi target harian secara otomatis — memperhitungkan bobot hari dan kalender libur — supaya owner dan tim tau setiap hari harus capai berapa. Bagian dari roadmap sistemisasi klien yang sedang gue kerjakan.
Produsen makanan, skala ribuan pack per hari ke puluhan titik distribusi.
Masalah paling berdarah ada di operasional harian. Sistem dibangun ngikutin alur kerja tim yang udah ada — bukan maksa tim adaptasi ke sistem.
Cashflow, neraca, dan laba rugi dibangun otomatis dari data operasional — bukan input ulang manual.
Pertama kalinya keliatan mana produk yang bener-bener laku, mana yang retur, mana yang jadi waste.
Laba rugi nunjukin selisih besar antara HPP pembelian vs HPP real. Ditelusuri, sumbernya di input biaya resep. Dari situ lahir Master Menu Revamp — tool audit HPP untuk ±8.000 resep yang mustahil dipantau manual.
Sistem dibangun dari nol mengikuti alur kerja bisnis lo, rollout bertahap per modul — modul paling kritis duluan, hasilnya keliatan cepet.
Sistem yang udah jalan terus di-iterate sesuai kebutuhan baru — sistem yang grow bareng bisnis lo, bukan dibikin terus ditinggal.
Buat bisnis F&B yang udah jalan tapi curiga ada yang bocor. Mulai dari isi quiz audit keuangan — hasilnya jadi bahan diskusi kita.
Catatan: gue ga bikin website company profile, landing page, atau aplikasi umum — fokus gue sistem operasional & keuangan (ERP/POS) buat bisnis F&B dan retail. Harga dibicarakan per project, sesuai scope.
Biar lo tau persis apa yang terjadi setelah lo bilang "gas".
Ceritain masalah operasional lo — gue kasih gambaran bisa dibantu apa engga.
Gue pelajarin alur manual bisnis lo dulu: di mana duit dan barang paling sering selisih.
Modul apa aja, urutan bangunnya, timeline, dan biaya. Modul paling kritis duluan.
Tiap modul selesai langsung dipake — feedback tim langsung masuk ke iterasi berikutnya.
Sistem hidup ngikutin bisnis lo. Kebutuhan baru muncul, kita bangun lagi.
Akses ke alur kerja yang sekarang jalan (boleh gue amati langsung atau lewat tim), 1 orang decision-maker sebagai point of contact, dan keterbukaan soal data operasional — semua data lo gue perlakukan sebagai rahasia perusahaan.
Pemetaan alur, desain sistem, development, rollout bertahap, training tim admin, dan support setelah live.
Produsen makanan skala ribuan pack per hari & perusahaan manufaktur — yang mempercayakan data paling sensitif mereka: resep, HPP, dan keuangan.
Nama klien sengaja tidak ditampilkan — kerahasiaan bisnis klien adalah bagian dari layanan.

Gue balik ngoding setelah hampir 20 tahun vakum — dengan satu alasan: pengen dapet income tanpa ngorbanin waktu sama anak gue. Waktu itu gue cuma bisa berdoa, minta jalan sama Tuhan. Ga lama, dateng klien yang minta dibuatin sistem PO — padahal gue udah dua dekade ga nyentuh code. Gue beraniin diri, dan sistem itu sekarang jadi tulang punggung operasional mereka. Buat gue, ini bukan kebetulan — ini cara Tuhan pelihara hidup gue.
Di rumah, istri gue jualan F&B konsinyasi. Dari dapur dia lah ERPOS lahir — makanya ERPOS ngerti hal-hal kecil yang cuma dipahami orang yang beneran jualan: titip jual, resep, HPP yang dihitung sampe ke bahan.
Sekarang gue bangun sistem yang sama buat bisnis F&B lain — sistem yang grow bareng usernya.
Ceritain masalahnya — konsultasi pertama gratis, dan lo langsung ngomong sama orang yang bakal nulis sistemnya.